A.SEJARAH SINGKAT FIKOM UPDM(B)

Yayasan Universitas Prof. Dr. Moestopo didirikan oleh Mayor Jenderal TNI R. Moestopo bersama keluarga pada tahun 1960, sebagai wahana pengabdian kepada bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia,  melalui bidang pendidikan.
Mayor Jenderal R. Moestopo ingin membantu masyarakat  umum  agar dapat  mengenyam pendidikan tinggi, sehingga mampu memperbaiki kualitas kehidupan sendiri.
Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama) sebagai lembaga pendidikan tinggi,   memiliki Fakultas Ilmu Komunikasi, Fakultas Kedokteran Gigi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik,  Fakultas Ekonomi dan Program Pascasarjana serta lembaga-lembaga pengabdian lainnya.
Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama) selanjutnya disingkat FIKOM UPDM (B) telah melewati sejarah panjang. Pada awal berdirinya 13 Desember 1964 FIKOM UPDM (B) dikenal dengan nama Fakultas Publisistik.
Pada tanggal 31 Desember 1964 melalui Surat Keputusan Departemen Perguruan Tinggi dan Ilmu Pengetahuan Jakarta, Nomor: 23.P/B-Swt/I/65, Fakultas Publisistik memperoleh Status Terdaftar.
Perubahan menjadi Fakultas Ilmu Komunikasi UPDM (B) berdasarkan Surat Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI. No. 0331/0/1985 tanggal 27 Juli 1985.
Pada tanggal 15 Oktober 1988 melalui Surat Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI,  Nomor:0501/0/1988 Fakultas Ilmu Komunikasi UPDM (B) Program Studi Ilmu Hubungan Masyarakat memperoleh Status Diakui.
Pada tanggal 21 Januari 1993 melalui Surat Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan dan Kebudayaan R.I. No. 4/Dikti/Kep./1993, FIKOM UPDM (B) Program Studi Hubungan Masyarakat memperoleh Status Disamakan.
Tanggal 11 Agustus 1998 melalui SK BAN  No. 001/BAN-PT/Ak-1/VIII/1998, FIKOM UPDM (B) Program Studi Ilmu Komunikasi memperoleh Akreditasi dengan peringkat B, sebelum memperoleh peringkat A sesuai SK BAN No. 012/BAN-PT/Ak-VII/S1/VII/2003.
Pada saat ini FIKOM UPDM (B) menyelenggarakan Pendidikan Tinggi Program Studi Ilmu Komunikasi dengan tiga konsentrasi,  masing-masing;  Public  Relations (Hubungan Masyarakat), Jurnalistik, dan Periklanan, disamping mengelola Lembaga Bina Karier dan Jurnal Ilmu Komunikasi “Wacana”

B. VISI
Terwujudnya FIKOM UPDM (B) yang unggul, berdaya saing tinggi dan bercerita positif, serta berwawasan kebangsaan.
C. MISI
1. Menciptakan suasana yang kondusif untuk mengembangkan kajian Ilmu  Komunikasi, sehingga memperoleh ke unggulan di bidang akademik.
2. Mengembangkan keterampilan teknis di bidang komunikasi, sehingga  mampu menjawab tantangan dan memiliki daya saing tinggi untuk merebut peluang pasar terutama pada industri komunikasi.
3. Mengembangkan FIKOM UPDM (B) sebagai Pusat Studi Ilmu Komunikasi yang modern dan tangguh, dengan tetap bercirikan wawasan kebangsaan serta jiwa kepahlawan Moestopo.

D. TUJUAN
1. Sesuai dengan Visi dan Misi, Tujuan FIKOM UPDM (B) dirumuskan sebagai berikut:
1).    Menghasilkan sarjana ilmu komunikasi yang memiliki kemampuan teoretis dan metodologis serta kemampuan aplikatif dalam kehidupan sehari-hari.
2).    Menghasilkan sarjana ilmu komunikasi yang memiliki kemampuan manajerial dalam menganalisis dan pemecahan masalah dalam mencapai tujuan bidang  konsentrasi yang ditekuni.

2. Tujuan Konsentrasi :
1). Hubungan Masyarakat :
Menghasilkan sarjana ilmu komunikasi yang memiliki kemampuan ilmiah dan ketrampilan teknis untuk merencanakan, mengorganisasikan, melaksanakan dan mengevaluasi segala kegiatan di bidang Humas serta memahami pengaruhnya bagi masyarakat luas.
2). Jurnalistik :
Menghasilkan sarjana ilmu komunikasi yang memiliki kemampuan ilmiah dan ketrampilan teknis untuk merencanakan, mengorganisasikan, melaksanakan dan mengevaluasi segala kegiatan media massa serta memahami pengaruhnya bagi masyarakat luas.
3). Periklanan :
Menghasilkan sarjana ilmu komunikasi yang memiliki kemampuan ilmiah dan ketrampilan teknis untuk merencanakan, mengorganisasikan, melaksanakan dan mengevaluasi segala kegiatan di bidang periklanan serta memahami pengaruhnya bagi masyarakat luas.

 

 

E. PERKEMBANGAN FIKOM UPDM (B)
Untuk mewujudkan Visi Misi yang telah ditetapkan secara bertahap dan berencana, antara lain dengan meningkatkan mutu sumber daya  sebagai berikut:
1. Peningkatan rekruitmen calon mahasiswa dengan antara lain melalui:
a. Testing Tertulis Pengetahuan Umum, Potensi akademik dan Bahasa Inggris.
b. Test Kesehatan (bebas Narkoba)
c. Wawancara.
2.   Peningkatan jumlah dosen menuju rasio 1: 30.
3.   Kerjasama dalam rangka peningkatan mutu dosen dengan Program Pascasarjana UNPAD untuk studi lanjutan S3 bagi 15 orang dosen FIKOM UPDM(B).
4.   Peningkatan jumlah ruang kuliah menuju rasio 1: 50, ber - AC dan menggunakan media komputer serta LCD Projector.
5.   Peningkatan jumlah buku perpustakaan yang semula 3629 buku, pada tahun ajaran 2008/2009 berjumlah 9418 buku.
6.   Peningkatan jumlah karya ilmiah dosen menuju rasio 1: 0.5 dari jumlah dosen (Penelitian, Pengabdian Masyarakat, Penelitian, Buku, Diktat, karya yang dipublikasikan di media, baik internal maupun eksternal).
7.   Peningkatan pendapatan kecuali dari mahasiswa, FIKOM UPDM (B) juga telah berhasil menggali sumber lain seperti Pelatihan para Dosen Timor Leste senilai 97 juta yang dibiayai oleh UNDP dan Pelatihan Kehumasan kerjasama dengan Kejagung RI sejumlah 114 juta. Selain itu, dosen FIKOM UPDM (B) telah berhasil pula mendapat dana penelitian dari LIPI.
8.   Kerjasama Lembaga Kajian Ilmu Komunikasi FIKOM UPDM (B) dengan PT. Pupuk KALTIM (Bontang Kalimantan Timur) dalam Pelatihan Public Relations & Media Relation tanggal 12 -13 Juni 2008, dan Pelatihan Berbicara Efektif tanggal 16 - 17 Juni 2008.
Perjalanan waktu yang tak mengenal batas membawa perubahan lingkungan yang berkaitan dengan seluruh aspek kehidupan manusia. Mahasiswa sebagai generasi muda yang merupakan bagian dari masyarakat, tidak luput dari pengaruh perubahan itu. Perubahan ini tampak pada pola pikir, sikap dan tindakan yang terwujud dalam bentuk harapan dan tuntutan yang dihadapkan pada para orang tua di rumah, pemimpin dalam masyarakat dan penyelenggara pendidikan tinggi di kampus-kampus.
Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Prof. DR. Moestopo (Beragama) sangat menyadari harapan dan tuntutan mahasiswa pada masa kini dan akan datang. Harapan dan tuntutan masyarakat dan mahasiswa ini semakin penting mendapat perhatian mengingat jumlah mahasiswa yang besar, minat masyarakat yang semakin besar dan tuntutan keahlian dan keterampilan yang semakin tinggi dari dunia kerja.
Menyikapi kondisi yang terus berkembang ini, Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Prof. DR. Moestopo (Beragama) melakukan langkah-langkah yang berhasil mendorong terjadinya:
1.   Peningkatan kegiatan penelitian para dosen secara individu dan kelompok yang melibatkan mahasiswa serta penelitian bersama antara dosen dengan mahasiswa, yang kemudian diseminarkan pada setiap hari Jumat
2.   Peningkatan kegiatan pengabdian kepada masyarakat melalui pelatihan-pelatihan komunikasi kepada masyarakat dengan melibatkan para mahasiswa.
3.   Peningkatan dan perluasan jaringan kerjasama dengan berbagai instansi pemerintah dan swasta yang memiliki profesi berbasis ilmu komunikasi sebagai lahan Praktik Kerja Lapangan (PKL) dan penelitian bagi mahasiswa dengan dosen.
4.   Mengantarkan para mahasiswa tingkat akhir dan alumni yang memasuki dunia kerja yang dilakukan oleh lembaga bina karier, dengan antara lain, sebelum ujian skripsi oleh Tim Penguji, lebih dahulu para mahasiswa secara serentak diberikan pemantapan mengenai Ilmu dan Metodologi Komunikasi serta pengetahuan umum untuk persiapan mental bagi Sarjana oleh Guru Besar Ilmu Komunikasi.
5.   Peningkatan kemampuan dayaguna dari laboratorium televisi, laboratorium radio, laboratorium humas, laboratorium komputer dan laboratorium fotografi dalam bentuk pembangunan gedung baru yang diperuntukan khusus bagi laboratoium.
6.   Meningkatkan penggunaan alat-alat teknologi informasi untuk praktik multimedia dan media online.
7.   Terus menerus meninjau dan mengadakan perubahan kurikulum yang berbasis kompetensi (KBK).
8.   Disamping itu Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Prof. DR. Moestopo (Beragama) terus melakukan kajian-kajian terhadap berbagai aspek yang berkaitan dengan proses belajar mengajar, melalui Pusat Kajian Komunikasi.
9.   Demikian di bidang pelayanan administrasi akademik diberikan beasiswa dan dukungan lainnya bagi para karyawan untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi guna meningkatkan mutu pelayanan akademik.
10. Upaya-upaya ini diarahkan untuk mempertahankan peringkat “A” menurut Badan Akreditasi Nasional.
11. Sejak Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Prof. DR. Moestopo (Beragama) berhasil memperjuangkan penggunaan gelar  S.Ikom (sesuai Surat Direktur Pembinaan Akademik dan Kemahasiswaan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Depdiknas Nomor 0475.02.5/2006 tanggal 13 Maret 2006, perihal Gelar S.Ikom untuk lulusan Ilmu Komunikasi), maka lebih meningkatkan eksistensi disiplin ilmu yang ada.
12.  Pada akhirnya perubahan-perubahan  ini diharapkan mampu membangun lingkungan akademis yang kondusif bagi proses belajar mengajar yang akan menghasilkan lulusan yang berdaya saing di pasar tenaga kerja.